- Back to Home »
- Normatif , Pelajaran »
- MACAM-MACAM ALUR
Posted by : Unknown
Selasa, 29 Oktober 2013
MACAM-MACAM ALUR
A. Pengertian alur
·
Dalam drama terdapat banyak unsur. Salah satu dari unsur
tersebut adalah alur. Alur merupakan jalan cerita atau urut-urutan peristiwa
dalam drama. Alur terdiri dari banyak jenis. Berikut ini akan dikemukakan
macam-macam alur dalam drama yang telah saya kumpulkan pendapat-pendapat dari
semua orang melalui internet.
·
Alur/plot adalah jalan cerita atau urut-rutan peristiwa dalam
drama.
B. Macam-macam alur
Jenis alur dapat dikelompokkan dengan menggunakan berbagai
kriteria :
1. Berdasarkan kriteria urutan waktu :
·
Alur maju
Alur maju disebut juga alur kronologis, alur lurus atau alur
progresif. Peristiwa-peristiwa ditampilkan secara kronologis, maju, secara
runtut dari awal tahap, tengah hingga akhir.
·
Alur mundur
Alur mundur disebut juga alur tak kronologis, sorot balik, regresif,
atau flash-back. Peristiwa-peristiwa ditampilkan dari tahap akhir atau tengah
dan baru kemudian tahap awalnya.
2. Berdasarkan kriteria jumlah :
·
Alur tunggal
Dalam alur tunggal biasanya cerita drama hanya menampilkan
seorang tokoh protagonis. Cerita hanya mengikuti perjalanan hidup tokoh
tersebut.
·
Alur jamak
Dalam alur jamak, biasanya cerita drama menampilkan lebih dari
satu tokoh protagonis. Perjalanan hidup tiap tokoh ditampilkan.
3. Berdasarkan kriteria hubungan antarperistiwa :
·
Alur erat
Alur erat disebut juga alur ketat atau padat. Dalam drama yang
beralur cepat, susul menyusul, setiap bagian terasa penting dan menentukan.
·
Alur panjang
Alur panjang berbanding terbalik dengan alur ketat. Hubungan
antar peristiwanya panjang, tersajikan secara lambat, dan diselingi berbagai
peristiwa tambahan. Pembaca atau penonton dapat meninggalkan atau mengabaikan
adegan tertentu yang panjang tanpa kehilangan alur utama cerita.
4. Berdasarkan kriteria cara pengakhirannya :
·
Alur tertutup
Dalam drama yang beralur tertutup, penampilan kisahnya diakhiri
dengan kepastian atau secara jelas.
·
Alur terbuka
Dalam drama yang beralur terbuka, penampilan kisahnya diakhiri
secara tidak pasti, tidak jelas, serba mungkin. Jadi akhir ceritanya diserahkan
kepada imajinasi pembaca atau penonton.
5. Dalam Kamus Istilah Sastra, terdapat alur:
·
Alur bawahan
Alur kedua atau tambahan yang disusupkan disela-sela bagian alur
utama sebagai variasi. Alur bawahan merupakan lakuan tersendiri tetapi yang
masih ada hubungannya dengan alur utama. Ada kalanya alur bawahan ini
dimaksudkan untuk menimbulkan kontras, adakalanya sejalan dengan alur
utama.
·
Alur erat (ketat)
Jalinan peristiwa yang sangat padu di dalam suatu karya sastra,
kalau salah satu peristiwa ditiadakan, keutuhan cerita akan terganggu.
·
Alur panjang
Jalinan peristiwa yang tidak padu di dalam karya sastra,
meniadakan salah satu peristiwa tidak akan menganggu jalan cerita.
·
Alur menanjak
Jalinan peristiwa dalam satu karya sastra yang semakin menanjak
sifatnya.
6. Dalam www.google.com alur ini biasanya terbagi atas
beberapa unsur, yaitu: perkenalan, pertikaian, perumitan, puncak/klimaks,
peleraian, dan akhir cerita. Ada dua jenis alur, yaitu:
1.
Alur panjang, yaitu jika sebagian alur ditinggalkan keutuhan
cerita tidak terganggu.
2.
Alur ketat, yaitu jika sebagian alur ditinggalkan keutuhan
cerita menjadi terganggu.
7. Jenis alur:
·
Alur maju
Tahapan alur maju
meliputi: pengenalan masalah, pertikaian, puncak masalah (klimaks), anti
klimaks, penyelesaian masalah, cerita selesai.
·
Alur mundur/flashback/regresif
Pada alur mundur
cerita dimulai dari masa lalu, cerita masa sekarang, kemudian cerita masa yang
akan datang.
·
Alur campuran
Alur campuran merupakan alur yang dimulai dari awal/masa
sekarang, masa lalu, kembali ke masa sekarang, kemudian masa depan.